Selasa, 14 November 2017

Langit Bolehkah Aku Jujur?



Langit bolehkah aku jujur?
Dadaku bergemuruh ketika melihatnya.
Entah karena jantungku atau karena hatiku tau fakta
Bak langit yang sedang dikerubungi awan hitam pekat.
Seperti akan turun hujan.
Bukan dilangit.
Tapi disudut mataku.

Langit bolehkan aku jujur?
Tak bisa kau tetap cerah sebiru hari itu?
Agar aku bisa menatapnya melaluimu?
Indah, menenangkan, aku terpikat.
Kemudian hujan turun bergitu saja.
Sekali lagi, bukan di langit !
Tapi disudut mataku.

Langit bolehkan aku jujur?
Aku membencimu !

Kamis, 26 Oktober 2017

Bersyukurlah! Maka Kau Akan Malu !

Aku pernah berharap hujan turun
Tapi air tak kunjung jatuh
Walaupun langit sedang berawan mendung

Aku pernah berharap tanah tidak basah
Namun hujan turun
Padahal langit sedang berwarna biru cerah

Kemudian aku mengutuk langit
Membentak dan mengeluh pada bumi

Hingga aku melihat orang yang berlari tanpa kaki
Orang yang melihat tanpa mata
Orang yang mendengar tanpa telinga
Orang yang mengengam tanpa tangan
Orang yang tertawa dan menangis tanpa suara
Barulah aku sadar,
Sungguh aku lebih beruntung

Bersyukurlah,

Semakin kau mengeluh karena merasa hidup yang tak adil
Semakin banyaklah bersyukur
Jika kau sadar, maka kau akan merasa malu

Padang, 29 Januari 2017

Rabu, 25 Oktober 2017

TAK LAYAK?

Dari sisi mana kau lihat bahwa seseorang itu tak layak?
Kau tahukan manusia memang tidak sempurna?
Jadi hanya karena seseorang tak memenuhi beberapa kriteria kau melengahkan wajah. Padahal bisa saja mereka sudah berusaha, tapi memang karena keadaan belum memihak padanya kau melepaskan tangan, padahal kau sudah berjanji menggenggam tangan.
Kau tak tau kan apa yang sudah Ia korbankan untuk berada dan berdiri seperti ini sekarang?
Jadi hargailah !
Karena bisa saja ia mengorbankan banyak hal untuk suatu hal yang bisa saja sederhana namun bermakna untuknya, seperti kamu misalnya.
Lalu kau berdalih lagi.
Bahwa setiap perjuangan memang butuh pengorbanan ! Lalu apakah kau bisa menjanjikan? jika kamu adalah orang yang ia perjuangkan, setelah banyak hal yang ia korbankan sehingga ia layak sesuai kriteria yang kau patokan. Apakah kau juga akan layak mempertanggungjawabkan hal-hal yang telah ia perjuangkan ?

Jumat, 20 Oktober 2017

Omong Kosong

Jahat !!
Ini yang kalian sebut kedewasaan?
Setelah tanganku kalian genggam,
Kalian patahkan dan remukkan,
Kalian lepas tangan !

Ini yang kalian banggakan dari badan yang besar dan gagah?
Hanya untuk melenggok di depan mereka,
Namun aku yang bekerja,
Kemudian kalian yang dapat nama.

Ini yang kalian sebut dengan kebersamaan.
Ya, tertawa bersama.
Selebihnya tanggung sendiri-sendiri saja.

Omong kosong !
Semuanya omong kosong !

Senin, 03 Juli 2017

Merindukan

Perihal merindukan tidaklah sederhana. Banyak yang harus ditahan. Jika rindu itu tidak terlampiaskan ia akan berujung pada kesakitan di dalam dada, bahkan ada yang sampai pada fisik juga.
Terkadang kau harus merasakan rindu untuk merasakan berharganya waktu dan moment yang diciptakanya.
Jangan tanya seberapa kali aku merindu.Bahkan hari kemaren, aku sekarang rindu. Apalagi hari-hari, bulan-bulan bahkan tahun-tahun yang lalu. Apalagi itu saat bersama kamu, kalian dan mereka yang kemudian menajadi kita. Aku rindu itu sekarang.
Menurut ku rindu itu tidak akan terlampiaskan sepenuhnya hanya dengan memandangi foto, mendengar suara, atau berada pada situasi yang sama. Karena ruang waktunya berbeda, rasanya juga akan ada perbedaan. Meskipun keadaanya sama, orangnya sama, suasana sama percayalah sensasinnya juga tidak akan sama dengan yang sedang dirindukan.

Rabu, 01 Maret 2017

BERTAHAN #2

Untuk bertahan,
Memang harus banyak hal yang harus kau tahan,
Sikap, rasa dan ucapan

Seperti yang pernah ku katakan,
Bahwa ini bukan hanya tentang sekuat apa kau mampu bertahan
Tapi ini juga tentang selama apa kau  mampu bertahan

Jika kau sudah mencapai batas dimana kau harus berhenti bertahan,
Maka lepaskan !
Ikhlaskan !
Jangan kau paksakan !
Karena akan banyak yang sesak menjadi korban.

Dan kau tau apa yang membuatku  masih bertahan?
Diantara kata dan sikap yang menusuk jantungku menghujam !
Aku bertahan karena suatu keyakinan,
Kau akan menemaniku sampai ke ujung jalan,
Meskipun kau tak pernah menjanjikanya secara lisan.

Dan aku masih bertahan.

                                                                                                          Padang, 1 Maret 2017


Minggu, 13 Maret 2016

Rindu Sekali



Rindu sekali
By: FY
 
Rasanya rindu sekali
Dilibatkan siang hingga malam hari ini
Bersitegang dengan kreativitas tanpa batas
Untuk membuat setiap orang berdecak kagum
Dan bertepuk tangan untuk kita
Tapi, yasudah lah..
Sepertinya aku sudah tak memiliki kesempatan
Sepertinya aku sudah kehabisan harapan
Untuk mengbuang waktu dan tenaga ku disana
Meskipun aku sangat menyukainya !!
Aku bisa apa?
Ikut serta meski aku tak ditawarkan?
Ikut berteriak meski suara ku tak dibutuhkan?
Oh, ayolahh!!!
Harga diriku tak serendah itu
Gengsiku lebih kuat dari pada rinduku
Meski perasaanku terasa tercabik-cabik
Teriris-iris oleh kesibukan kalian
Dan aku telah kalian lupakan